
Apakah Anda ingin membuat website tapi belum siap membeli domain dan hosting? Tenang, solusinya ada. Anda bisa belajar cara jalankan wordpress di lokal komputer Anda terlebih dahulu. Ini gratis, cepat, dan aman.
Banyak developer profesional memulai dari sini. Dengan menjalankan WordPress di komputer sendiri (localhost), Anda bebas bereksperimen. Mau ganti tema, instal plugin berat, atau otak-atik koding, website utama Anda tidak akan rusak.
Artikel ini akan memandu Anda dengan dua metode paling ampuh di tahun 2025. Kita akan menggunakan LocalWP (paling mudah) dan XAMPP (paling klasik).
Mari kita mulai langkah demi langkah.
Sebelum masuk ke teknis, pahami dulu keuntungannya. Google menyukai konten yang menunjukkan Experience (pengalaman). Berdasarkan pengalaman saya mengelola puluhan situs, localhost adalah penyelamat.
Jika Anda pemula dan tidak mau pusing dengan database, gunakan metode ini. LocalWP adalah software modern yang mengotomatisasi semua proses rumit.
Kunjungi situs resmi LocalWP dan unduh sesuai OS Anda (Windows, Mac, atau Linux). Install seperti biasa. Ukurannya agak besar, jadi pastikan kuota cukup.
Buka aplikasi LocalWP. Klik tombol hijau besar bertuliskan “Create a new site”.
Masukkan nama website yang Anda inginkan. Misalnya, “TokoBajuLokal”. Klik Continue.
Pilih opsi “Preferred”. Ini akan memilih versi PHP dan MySQL terbaru yang stabil. Anda tidak perlu mengubah apa pun di sini kecuali Anda paham teknis server.
Masukkan username dan password untuk login ke dashboard WordPress nanti. Jangan sampai lupa! Masukkan juga email (bisa email sembarang karena ini offline).
Klik “Add Site”. Tunggu beberapa detik. Selesai!
Sekarang klik tombol “WP Admin” di aplikasi. Anda akan langsung dibawa ke dashboard WordPress. Sangat mudah, bukan? Ini adalah cara tercepat untuk jalankan wordpress di lokal.
Metode ini sedikit lebih panjang. Namun, ini ilmu wajib jika Anda ingin paham cara kerja server, database, dan file manager. Banyak lowongan kerja IT menuntut pemahaman ini.
Unduh XAMPP dari situs Apache Friends. Pilih versi PHP 8.x agar kompatibel dengan WordPress terbaru. Install dan jalankan aplikasinya.
Di panel XAMPP, klik tombol Start pada baris Apache dan MySQL. Pastikan keduanya berwarna hijau.
Buka wordpress.org dan unduh file WordPress terbaru (format .zip).
Cari folder instalasi XAMPP Anda (biasanya di C:\xampp). Buka folder bernama htdocs. Buat folder baru di sana, misalnya wplokal. Ekstrak (unzip) file WordPress yang tadi diunduh ke dalam folder wplokal tersebut.
Agar bisa jalankan wordpress di lokal, kita butuh “wadah” data.
localhost/phpmyadmin.db_wplokal).Sekarang buka browser baru. Ketik alamat localhost/wplokal (sesuaikan dengan nama folder di langkah 3).
Anda akan melihat layar instalasi WordPress.
db_wplokal (sesuai langkah 4).root (ini default XAMPP).localhost.wp_.Isi Judul Situs, Username Admin, dan Password baru Anda. Selamat! WordPress Anda sudah aktif di XAMPP.
Terkadang proses jalankan wordpress di lokal tidak mulus. Berikut solusinya:
localhost:8080/wplokal.root dan password kosong.Setelah website Anda jadi cantik di lokal, bagaimana cara menaruhnya di internet?
Anda tidak perlu upload satu per satu. Gunakan plugin migrasi. Rekomendasi saya adalah All-in-One WP Migration atau Duplicator.
Cukup install plugin tersebut di WordPress lokal, klik “Export”. Lalu di WordPress hosting (live), install plugin yang sama dan klik “Import”. Website Anda akan pindah 100% sama persis.
Tidak. Hanya Anda yang bisa melihatnya karena filenya ada di komputer pribadi, bukan di internet publik.
Hanya saat download file installer dan WordPress. Saat menjalankannya (coding/desain), Anda bisa full offline.
Untuk pemula yang ingin cepat, LocalWP juaranya. Untuk yang ingin belajar teknis backend, pilih XAMPP.
Bisa. Localhost berfungsi sama persis seperti hosting biasa. Anda bebas install tema atau plugin apa saja.
Belajar jalankan wordpress di lokal adalah investasi skill yang sangat berharga. Anda bisa berhemat jutaan rupiah karena tidak perlu membeli hosting untuk sekadar belajar atau uji coba.
Pilih metode yang paling nyaman buat Anda. Jika ingin praktis, gunakan LocalWP. Jika ingin menantang, gunakan XAMPP.
Sekarang giliran Anda. Jangan hanya membaca, segera praktekkan!